21 Agu 2014

happy wedding tontowi ahmad and michelle harminc

"saya terima nikah dan kawinnya fulanah binti fulan, dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan uang dalam nominal tersebut TUNAI!!" (n.b: sorry kalo teks-nya salah, eiikeee belom pernah nikah sih, cekikikikik :p)

horreeeee.... saaahhhh!!!!

akhirnya, satu lagi atlet badminton kece yang awal bulan agustus ini melepas masa lajangnya, tontowi ahmad. akhirnya pada hari sabtu tanggal 02 agustus 2014 secara sah telah menjadi suami dari seorang wanita cantik bernama michelle harminc. ammbboooyyy niaaaaannn!! alangkah bahagianya pengantin baru. duduk bersanding bak raja dan ratu. dududu~

setelah melewati 2 tahun fase pacaran, akhirnya pasangan kekasih ini naik juga kepelaminan meskipun pernikahan mereka menimbulkan pro dan kontra diantara para fans. (*uuooowwuuuhhh). pasangan yang bagi gue sangat romantis ini memang memulai lembaran kisah cinta mereka dibulan maret 2012 lalu. meskipun pada awalnya banyak fans yang masih belom bisa menerima owi jadian dengan wanita lain setelah pasca kandasnya hubungan dirinya dengan mantan atlet anneke feinya agustin, dan merasa michelle tak sebanding dengan feinya, toh pada akhirnya, kekuatan cinta mereka-lah yang mempersatukan mereka hingga ke pelaminan.

diawal hubungannya dengan michelle, banyak fans yang menyayangkan owi jadian dengan michelle. yaahhh... maklum, michelle dulu adalah mantan kekasih dari salah satu personel band vierratale (*bener gak siih tulisannya??) sebut saja nama samarannya "mawar" (*hihihihi nggak ding :p ) as u know, pergaulan anak band dimana-mana kan pasti selalu mengarah ke hal-hal negative, (*meskipun sang kakak, sunne harminc adalah anak band juga) jadi saat pertama kali owi mendeklarasikan michelle sebagai kekasih ter-anyar nya, banyak fans yang menyatakan sikap dan bentuk kekecewaannya di media sosial seperti facebook dan twitter. belum juga mereda aksi kekecewaan mereka, mereka kembali dikejutkan dengan penemuan foto-foto yang dianggap tak sopan atau lebih kasarnya tak senonoh michelle harminc di masa lalu.

dengan begitu, semakin banyaklah haters seorang michelle. ini adalah pertama kalinya seorang kekasih atlet memiliki hatersnya sendiri, bahkan tak ayal, ada sebuah pergerakan underground (*wooeelllaaahh.... bahasamu lek... :D ) khusus pembenci michelle. sebut saja nama pergerakan underground itu "komunitas anti michelle harminc" (*ini nama yang sebenarnya .red) di tahun 2013. komunitas yang entah siapa duluan yang memprakarsai ini, namun kuat dugaan komunitas ini dibentuk dan dihuni oleh para haters michelle yang rata-rata bisa ditaksir usianya masih sekitaran SMP, atau SMA.

michelle juga sering dianggap "pembawa sial" oleh para hatersnya seperti pada kasus kekalahan menyedihkan tontowi/liliyana di ajang bergengsi sekelas olimpiade dan indonesia open premier super series di tahun 2012 karena dianggap owi jadi lebih sering online twitt-twitt mesra ke michelle daripada menambah jam latihan sehingga dicurigai membuat owi kehilangan fokus dalam pertandingan. puncaknya, owi diberikan teguran keras oleh sang pelatih, richard mainaky dan juga sindiran keras dari kakak sang partner, kalista natsir di penghujung tahun 2012.

kini, sepertinya kisah kisah suram dan jalan terjal yang mereka lewati dalam hubungan cinta mereka telah berlalu, tontowi dan michelle kini resmi jadi sepasang suami istri yang sah. yaahhh kita doakan saja semoga bisa menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah. selalu dalam limpahan cinta kasih dari sang maha kuasa. meskipun pada akhirnya, ada fans-fans yang kecewa dan terluka (*salah satunya gue, yang paling sedih karena 1 lagi stok atlet idola gue yang masih bujang akhirnya nikah juga :D ). sekali lagi, selamat menempuh hidup baru tontowi ahmad dan michelle harminc. semoga keberkahan selalu melimpahi kalian berdua.


bahagia-nya pengantin baru :*


dihadiri oleh para tamu undangan. sebut saja mereka angga, adistia, febe, butet, mempelai pria, mempelai wanita, ibu mempelai wanita, pelatih sang mempelai pria, dan masih banyak lagi :D


2 Jul 2014

ambiguitas dalam diam

diam dalam sunyi....


aku tergugu dalam diam. diamku menyimpan arti, namun tak ada seorangpun yang mengerti arti keheningan ini. sinar rembulan perlahan masuk ke dalam jendela kaca dan menerpa wajahku. kupandangi ratusan lampu jalanan yang bersinar menerangi tiap tiap ruas jalan. kupalingkan wajahku kearah jendela. selalu, dan selalu sosok wajahnya-lah yang membayangi. aaahh.... dia, aku tak bisa mendeskripsikannya dengan jelas. dia bagaikan panorama indah penuh misteri yang tabirnya tak bisa kusingkap.

dulu, dia sosok yang paling kucinta. senyumnya selalu membayangi dalam keheningan. dia sosok yang tak pernah bisa kuraih. aku tak pernah lelah untuk mengejar meskipun aku tau, meraihnya bukan perkara yang mudah. bisa mengenalnya lebih dekat sudah jauh lebih dari cukup untukku.

awalnya kami terasa dekat, namun kini kenyataannya kami sangatlah jauh. ahh.... sunyi, aku ingin dia kembali seperti dulu. kini aku hanya bisa menyesali keadaan ini. seandainya... seandainya saja dulu aku bisa berkata jujur tentang perasaan ini padanya, seandainya lidah ini tak pernah kelu untuk mengatakannya... seandainya, seandainya... seandainya... aahhh.... kini yang bisa kuperbuat hanyalah berandai-andai.

tatapanku nanar memandang sinar sinar lampu jalanan dibalik kaca jendela. perasaanku kalut, hati ku bagai tertutup kabut tebal. sang malam bagaikan mendendangkan nyanyian kepedihan untukku.

manusia lemah karena cintanya...
     manusia lumpuh karena perasaannya...


bagaikan bait berima, hanya kata-kata itu yang bisa kudengar. aku sadar, aku memang sudah lelah dengan ini semua. aku lelah untuk selalu berlari dan mengejar, tapi tak sadar bahwa sebenarnya aku hanyalah berlari ditempat yang sama, tak berpindah, ataupun mencapai garis finish. kata orang, cinta itu buta, tapi untukku cinta itu hanyalah ambiguitas perasaan tanpa batas.